Komitmen KPM Menekan Angka Stunting di Kabupaten Semarang

Sebanyak 100 anggota Kader Pembangunan Manusia (KPM) se Kabupaten Semarang melakukan pelatihan terkait pengisian data stunting dan evaluasi pengisian aplikasi EHDW (e-Human Development Worker). Bertempat di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Semarang, pada tanggal 16-18 November 2021. Acara ini merupakan pelatihan lanjutan dari semester tahun anggaran sebelumnya.

Perlu diketahui ada sebanyak 208 anggota KPM mewakili semua desa di Kabupaten Semarang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 108 anggotanya sudah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, 100 anggota KPM lainnya mengikuti pelatihan oleh Dispermasdes Kabupaten Semarang.

Dalam materi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Lembaga Kemasyarakatan dan Ekonomi Desa Dra. Nur Wiyati Hasanah, M.M menjelaskan terkait pentingnya menekan angka stunting di Kabupaten Semarang, dengan target untuk menjadikan Kabupaten Semarang memiliki 0 penambahan baru kasus stunting.

“Kabupaten Semarang menjadi fokus tujuan untuk menjadikan 0 penambahan baru kasus stunting. Meskipun angka stunting Kabupaten Semarang lebih rendah daripada di tingkat Jateng maupun nasional, yakni 5,31 persen.”

Dijelaskan, berdasarkan data pada tahun 2020, jumlah ​ anak penderita stunting di Kabupaten Semarang sebanyak 5,31 persen dari total jumlah populasi anak. Sedangkan prevalensi balita stunting mencapai 12,58 persen atau dibawah angka Provinsi Jawa Tengah sebesar 14,51 persen.

Acara pelatihan dan rembuk stunting ini juga berisi evaluasi pengisian aplikasi EHDW dan menjadi langkah implementasi aksi yang akan dilakukan.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *